RSUD DUNDA LIMBOTO – Tingginya kepercayaan masyarakat terhadap RSUD dr. M.M Dunda Limboto, membuat jumlah pasien terus membludak. Hanya saja, setelah ditelusuri banyak pasien yang langsung memilih rumah sakit, walaupun tingkat penyakitnya ringan. Padahal proses pelayanan kesehatan harus dimulai dari Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas). Beranjak dari hal itu, Wadir Pelayanan dr. Titien Abd Gandi Padjuhi melahirkan sistem rujukan terintegrasi dan sistem informasi rawat inap atau Rute Sirina. Dengan aplikasi ini, proses rujukan semakin tertata, karena pihak Puskesmas bisa langsung melihat kondisi dan ketersediaan tempat tidur di rumah sakit. “Jadi tidak ada lagi rujukan antara, ke MM Dunda dulu baru ke Rumah Sakit Aloei Saboe,” jelas dr Titien.

Aplikasi ini juga bisa dilakukan pendaftaran pasien secara Online. Yakni pasien dari Puskesmas bisa langsung di daftarkan ke Rumah Sakit, baik itu identitas pasien maupun riwayat kesehatan.

“Sehingga kita di UGD bisa langsung bisa mengetahui pasien apa yang dalam perjalanan ke rumah sakit, dan kita bisa menyiapkan peralatan apa yang dibutuhkan, “tambah Ia. Meski baru lounching, sistem ini sudah mendapat perhatian dari Bupati Gorontalo Prof. DR. Ir. Nelson Pomalingo. Dirinya meminta sistem tersebut tidak hanya diterapkan di dua puskesmas saja (uji coba di Puskes Telaga dan Puskes Limboto) tetapi diterapkan di 21 Puskesmas se Kabupaten Gorontalo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.