Mencuci Tangan
Mencuci Tangan

Mencuci tangan merupakan perilaku sehat yang sederhana dan sangat bermanfaat bagi manusia, walaupan demikian masih begitu banyak orang yang belum mengetahui betapa pentingnya perilaku sederhana dalam mencuci tangan ini, dan tahukah anda bahwa setiap tahun, sekitar 1.7 juta anak di seluruh dunia tidak merayakan hari ulang tahunnya yang kelima dikarenakan terkena penyakit diare dan pneumonia.

nah maka dari itu betapa pentingnya perilaku mencuci tangan ini, oleh sebab itu untuk memahami apa dan bagaimana perilaku sederhana dari mencuci tangan ini, berikut kami sajikan ringkasan FAQ (Frenquently Asked Question ) yang dikutip dari situs http://globalhandwash.org, berikut ringkasan FAQ tentang mencuci tangan :

1. apakah mencuci tangan menggunakan sabun lebih bermanfaat dari mencuci tangan hanya dengan menggunakan air saja ?

ya, mencuci tangan dengan menggunakan sabun lebih efektif dalam membersihkan tangan anda dari pada hanya menggunakan air saja. mencuci tangan dengan air saja mungkin hanya akan menghiginiskan yang sebagian saja, tapi mencuci tangan dengan sabun/handrub itu lebih baik.

dalam penelitian yang dilakukan oleh Dr. Stephen Luby beserta koleganya di Bangladesh yang meneliti tentang efektivitas dalam mencuci tangan menggunakan sabun dan air dengan dibandingkan mencuci tangan hanya menggunakan air saja. penelitian tersebut menemukan bahwa mencuci tangan hanya menggunakan air saja tidak membantu dalam mengurangi bahaya dari penyakit diare, sedangkan mencuci tangan menggunakan sabun secara substansinya lebih efektif.

2. Kapan Saat kita harus mencuci tangan ?

dua waktu utama untuk mencuci tangan adalah setelah menyentuh feses (termasuk saat menggunakan toilet ataupun saat membersihkan balita) dan sebelum kontak menyentuh makanan (menyiapkan makananan, makan, memberi makan balita dsb) .

penelitian menunjukkan bahwa 2 waktu tersebut memberikan dampak yang besar bagi kesehatan anak kecil. mencuci tangan juga di rekomendasikan setelah kontak lansung dengan hewan, setelah batuk ataupun bersin, setelah kontak dengan orang sakit dan jika tangan terlihat berdebu.

3. bagaimana cara mencuci tangan dengan benar ?

mencuci tangan yang tepat membutuhkan sabun dan air yang mengalir (seperti air keran) atau juga dengan menuangkan air dari wadah. atau membanguna sebuah alat kecil yang dinamakan Kaleng “Tippy Tap” atau sebuah botol plastik yang dilubangi dibagian bawahnya sebagai lubang untuk keluarnya aliran air.

4.untuk mencuci tangan yang benar, ikuti langkah ini :

basahi tangan di air yang mengalir
basuh tangan anda dengan menggunakan sabun
gosok telapak tangan, sela – sela jari, punggung tangan dan kuku dari jari tangan selama 20 detik, bilas dengan air lalu keringkan dengan kain bersih yang kering atau dengan mengibaskan tangan ke udara

5. mengapa disarankan harus 20 detik dalam mencuci tangan ?

hingga saat ini belum ada penelitian ilmiah yang mengkaji mengapa mencuci tangan harus selama 20 detik. tapi para ahli menrekomendasikan 20 detik dari menggosok tangan dengan sabun sebagai durasi waktu yang efektif untuk mencuci tangan dengan beberapa alasan. tampaknya menggosok tangan selam 10 detik tidak cukup untuk mendapatkan gesekan busa dalam membersihkan tangan.

UNICEF, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat, dan badan-badan ahli lainnya mendukung rekomendasi cuci tangan selama 20 detik. selain itu juga Organisasi Kesehatan Dunia merekomendasikan 40-60 detik untuk mencuci tangan, tapi ini meliputi proses cuci tangan seluruh dari membasahi tangan dan menerapkan sabun sampai tangan sepenuhnya kering, sedangkan rekomendasi 20 detik hanya berfokus pada proses scrubbing tangan dengan sabun.

6.Bagaimana mencuci tangan menggunakan sabun bekerja ?

Kuman yang menyebabkan penyakit akan menyebabkan tangan berminyak. air saja tidak cukup untuk mengatasi mereka, tapi dengan menambahkan sabun dapat menimbulkan busa yang dapat kita gunakan untuk melumpuhkan kuman yang menyebabkan tangan kita berminyak, sehingga dengan mudah menghiginiskan tangan kita dari kuman tersebut.

7. apakah membutuhkan air bersih untuk mencuci tangan ?

air untuk mencuci tangan tidak harus sebersih air minum, tetapi air tersebut tidak harus terkontaminasi bakteri feses. Air yang telah digunakan untuk keperluan lain, seperti membersihkan piring, dapat digunakan kembali untuk mencuci tangan. Bahkan ketika air bersih tidak tersedia, mencuci tangan masih bisa efektif.

8. Berapakah suhu air yang digunakan untuk mencuci tangan ?

Suhu air tidak membuat perbedaan dalam mencuci tangan dengan sabun.

9. Apakah sabun antibakteri lebih baik dari sabun biasa untuk menghentikan penyebaran penyakit?

Dengan penggunaan yang tepat semua sabun sama-sama efektif menghilangkan kuman yang menyebabkan penyakit diare dan infeksi saluran pernapasan.

10. Bagaimana dengan orang-orang yang tidak memiliki akses untuk menggunakan sabun?

Akses ke sabun tidak universal. Dimana sabun tersedia, terutama di rumah tangga miskin, mungkin tidak akan digunakan untuk mencuci tangan karena persepsi sebagai komoditas yang berharga. Sebaliknya, sabun digunakan untuk mencuci alat makan, mandi, dan mencuci.

Dimana sabun tidak tersedia atau sulit diperoleh untuk mencuci tangan, air sabun merupakan alternatif murah yang efektif. Jika tidak, mencuci tangan dengan media pembersih lain seperti abu dapat membantu menghilangkan bakteri dari tangan.

Bahkan mencuci tangan dengan air saja dapat membantu mengurangi diare, meskipun menggunakan sabun memberikan dampak kesehatan secara substansial lebih besar.

Penting untuk dicatat bahwa tempat mencuci tangan tanpa sabun dapat menjadi hambatan yang signifikan untuk mencuci tangan yang efektif di sekolah-sekolah. Ini merupakan masalah yang signifikan, sebagai tempat mencuci tangan dan toilet di sekolah sangat penting untuk kesehatan para siswa dan mengurangi absensi.

Kelompok orang tua, masyarakat, dan pemerintah semua bisa berkontribusi untuk mengatasi masalah ini melalui kerja sama untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya mencuci tangan dengan sabun dan memastikan bahwa pasokan yang penting sudah tersedia.

11. Dapatkah alkohol pembersih tangan (handrub) digunakan sebagai pengganti cuci tangan pakai sabun ?

Pembersih tangan tanpa air, seperti yang mengandung alkohol atau zat alternatif seperti chlorhexidine dan benzalkonium mungkin berguna, terutama dalam pengaturan kesehatan, termasuk persalinan bangsal, dan untuk periode baru lahir, dan untuk kali di mana akses ke sabun dan air yang menantang, misalnya sebagai bagian dari manajemen bencana. Namun, kelayakan dan skalabilitas pilihan tanpa air untuk membersihkan tangan untuk meningkatkan kesehatan anak pada populasi umum saat ini terbatas karena kurangnya rantai pasokan yang kuat dan biaya produk.

Jika tangan terlihat kotor, mencuci tangan dengan sabun harus selalu digunakan.

 

referensi :

http://globalhandwashing.org/about-handwashing/faqs/

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.