Prosopognasia yang juga dikenal dengan face blindness ini, merupakan suatu penyakit yang menyebabkan seseorang salah mempersepsi wajah orang yang telah dikenal atau bahkan juga oleh wajahnya sendiri, istilah prospognasia berasal dari bahasa Yunani yakni prosopon yang berarti wajah dan agnosia yang berarti untuk ketidaktahuan, istilah ini pertama kali dicetuskan oleh seorang ahli neurologi jerman Joachim Bodamer pada tahun 1947 yang namun sebelum itu gejala penyakit Prosoponasia ini telah dideskripsikan oleh Wilbrand pada tahun 1892.

penelitian yang dilakukan oleh Joachim Bodamer terhadap seorang pasien luka tembak di bagian kepala yang berumur 24 tahun itu, dia menemukan bahwa pasien tersebut memiliki keadaan tingkat ingatan dan kecerdasan yang normal tapi tidak dapat mengenal wajahnya sendiri, temannya, kelurganya bahkan oleh anjingnya sendiri (Szpir 1992), namun pasien tersebut masih dapat mengidentifikasi seseorang dengan cara mendengarkannya, menyentuhnya atau melihat bagaimana mereka bergerak.

dalam penelitian terbaru menyatakan bahwa penyebab penyakit prosopognasia ini selain disebabkan adanya kerusakan otak akut yang pada khususnya berhubungan dengan fusyform gyrus, penyakit ini juga dipengaruhi oleh karena adanya faktor keturunan. sedangkan menurut National Institute Of Health (NIH) prosoponasia  bisa disebabkan oleh trauma, stroke, maupun penyakit degenerasi saraf dan tidak terkait dengan hilang ingatan, ketidakmampuan belajar dan melihat.

penyakit prosoponasia itu sendiri terbagi dalam 3 jenis, yakni :

  1. Prosopagnosia aperseptif menunjukkan kelainan sistem pengenalan wajah pada otak penderita sehingga penderita sama sekali tidak dapat membedakan wajah, usia, dan jenis kelamin seseorang.
  2. Prosopagnosia asosiatif menunjukkan adanya ketidakcocokan antara proses pengenalan wajah pada otak dan proses perekaman informasi pada memori penderita. Walaupun mampu membedakan wajah, namun tidak dapat mengingat nama, pekerjaan, atau informasi lain mengenai orang tersebut.Prosopagnosia tipe ini juga dikenal sebagai prosopagnosia amnestic.
  3. Prosopagnosia developmental yaitu prosopagnosia keturunan dengan tingkat ketidakmampuan pengenalan wajah yang berbeda dengan aperseptif dan asosiatif. Pada kategori ini, penderita mampu membedakan wajah namun tidak mampu mengingatnya untuk waktu yang lama.

salah satu penderita yang mengalami penyakit prospognasia ini adalah Sylvia tippmann, seorang perempuan yang berusia 29 tahun ini tidak bisa membedakan wajah orang, sebagaimana yang ia jelaskan “Saya pernah disapa dengan sangat ramah oleh orang Spanyol di jalan. Saya sama sekali tidak tahu itu siapa”, kata Sylvia. “Ternyata itu teman belajar bahasa Spanyol saya. Saya sudah tiga kali bertemu dia. Benar-benar tidak enak rasanya”. Ahli psikologi menyebut gangguan ini sebagai kebutaan wajah atau prosopagnosia. Mereka yang terkena masalah ini kesulitan mengenali orang lain dari wajahnya. Jika misalnya pasien menonton film atau teater, mereka akan kesulitan mengikuti jalan ceritanya karena sudah lupa wajah para pemerannya. Dan seperti pengalaman Sylvia Tippmann, wajah teman dan keluarga pun kadang tidak ia kenali. “Beberapa sangat kesal dengan saya. Mereka mengira saya sombong.”

sedangkan bagi sylvia sendiri dalam mengenali teman – temanya Di masa kuliah, ia mengenali sesama mahasiswa berdasarkan sepatu yang mereka kenakan. dan untuk Di tempat kerja, ia agak sulit. disebabkan Karena pegawai mampu membeli sepatu yang berbeda-beda. Karena itu Sylvia harus menghafalkan ciri khas lain. Dan kini, kalau ada wajah ramah yang tidak ia ingat tersenyum kepadanya, ia akan selalu membalas senyuman tersebut.

sumber :

http://nawrot.psych.ndsu.nodak.edu/courses/465Projects05/prosopagnosia/
http://www.dw.de/penyakit-buta-wajah-tidak-kenali-wajah-teman/a-17171829

6 thoughts on “Mengenal Prosopognasia penyakit buta wajah

  1. Saya mulai penasaran dengan penyakit ini. Saya mau bertanya apakah ada sebuah operasi atau langkah-langkah medis yang bisa dilakukan untuk seorang penderita prosopagnosia? Mohon jawabannya. Terimakasih.

    1. maaf hingga saat ini penyakit prosopagnasia sendiri belum ada obatnya, bahkan untuk tindakan medis seperti operasi belum ditemukan cara yang efektif..jadi bagi mereka yang mengidap penyakit ini harus belajar mengidentifikasi seseorang berdasarkan ciri khas yang identik dari orang tersebut…salah satu orang terkenal yang mengidap penyakit ini Oliver Sacks

      terima kasih

      1. maaf saya mau tanya,apa penyakit ini termasuk penyakit keturunan ?
        saya kesulitan untuk mengenal orang,padahal saya sering bertumu dengan orang tersebut tapi tetap saja saya masih kesulitan mengenali orang
        apa itu termasuk gejala penyakit ini ?

        Terima kasih

  2. Saya kesulitan mengingat teman teman saya semasa saya sma, apalagi smp dan sd, saya kesulitan mengingat wajah, nama, dan mereka teman sd, smp atau sma ? Bahkan saya akan lupa kalo dia adalah teman saya dalam jangka waktu 2 hingga 3 tahun saya tidak melihatnya lagi. Saya akan melupakannya dan segala informasi tentang teman saya itu atau siapapun dia yang pernah saya kenal. Ini benar2 terjadi pada saya. Apakah ini ?

  3. Lega akhirnya tau apa masalah saya…selama ini saya mengira mengalami gejala alzhaimer.tp yg suka saya lupa hnya personal,orang,wajah saja,swementara kejadian saya sangat ingat.

  4. maaf saya mau bertanya. kalau ada seseorang memang kesulitan utk mengingat nama maupun,informasi lainnya terkait orang lain yang bukan teman dekatnya. dan dia juga masih ingat mengenai keluarganya, juga teman dekatnya. tapi ketika dengan orang yg baru baru dikenalnya atau yg bukan dekat dengannya sering lupa, dia hanya,dapat mengenali bahwa orang tersebut pernah berkenalan dengannya. apakah itu termasuk penyakit Prospognosia?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.